Selasa, 04 Februari 2014

Biodata Ku

Nama ku Sanjaya Vincentius, orang - orang memanggil ku dengan sebutan San, Jaya, dan sebangainya. Aku memiliki nama lahir Ricky Sanjaya Vincentius Simbolon. Untuk Orang Tua ku memiliki nama M. Simbolon (ayah) dan ibuku memiliki nama H. Gurning. Aku lahir pada tanggal 02, Juli 1995. Untuk tempat dan tanggal lahir ku Desa Padang Mahondang, Kabupaten Asahan.

Tidak banyak yang ku ingat sewaktu ku masih kecil, yang ku ingat antara lain, pernah mencuri uang celengan ayam ku, waktu itu Rp. 700,-. Lalu aku diusur dari rumah kemudian membereskan pakaian ku kedalam tas kecil power ranger, dan berniat untuk pergi hengkang dari rumah. Kemudian ibu menghalangi untuk pergi, luluh juga hati ini untuk pergi. Pada hari itu aku mendapat nasehat yang cukup panjang dari ayah.

Ada satu lagi kenangan yang ku ingat yaitu, Paman ku yang waktu itu sedang kuliah di Unuversitas Sumatera Utara, fakultas Hukum. Beliau sedang liburan ke Rantau Prapat. Beliau mengajak ku untuk melihat suatu pertunjukan sulap bahwa dari puntung rokok bisa berubah menjadi uang seharga Rp. 50.000,-.

Pada tahun 2001 aku memasuki pendidikan Sekolah Dasar (SD). Memang Dasar orang berandalan, SD saja aku sudah mewarnai kehidupan ini dengan membohongi orang tua. Aku meminta uang seharga Rp. 1.000,- untuk membeli mainan dengan alasan memberi sumbangan kepada teman yang mendapat musibah. Meskipun pada akhirnya ketahuan juga.

Pernah juga sewaktu kelas dua (2) SD, aku cabut dari kelas karena malas. Ku meninggalkan proses belajar - mengajar dari ruangan dan pergi lari ke rumah untuk bermain - main.

Kelas dua (2) SD semester dua menjelang penaikan kelas, aku pindah sekolah ke sekolah lain. Kehidupanku di sekolah baru ini biasa - biasa aja. Datar.


Sampai kelas empat (4) SD, aku masih di sekolah yang baru. Tibalah semester dua (2) kelas empat (4), aku pindah lagi ke sekolah baru yang ada di Samosir. Sampai selesai aku SD, ku habiskan waktuku di Samosir.

Pada Tahun2007, aku mendaftar di salah satu SMP Favorit, dan syukur aku masuk sekolah ini dengan nama SMP Budi Mulia Pangururan. Waktu SMP aku memilih ngekost di tempat famili yang berlokasi di Jl. Pelabuhan dengan nama Kost Kevin Nadeak. Sewaktu aku ngekost di sini banyak aku mengerti kehidupan ini salah satunya PMP (Pren Makan Pren). Karena aku berulah di sini, kelas dua (2) semester satu (1), aku pindah lagi ke kost baru dengan nama Asrama Putera Budi Mulia Pangururan. Mulai dari sinilah aku mulai mengenal 'WANITA'. Wanita yang pertama kali ku kenal selain ibu dan sanak saudara adalah Rospinta Zega dan juga Imelda Naibaho.

Pada Tahun 2010 selesai juga aku menempuh pendidikan sampai jenjang SMP. Lalu di lanjut ke SMA Swt Bintang Timur Pematang Siantar. Di Siantar aku lebih mengenal hidup. Aku tinggal di Asrama Putera Bintang Timur Pematang Siantar. Aku memiliki teman, meskipun hanya sedikit yakni teman asrama dan juga teman satu kelas dan juga mantan teman satu kelas. Kalau tentang teman yang ku kenal dengan baik antara lain Valerio Alfa Agung Wafisal, Keke Rejeki sembiring, Ignasius Ricky Christian Simanjuntak, Deni Romario Siregar, dan lainnya. Kalau masalah wanita cuman sedikitnya yang ku kenal salah satunya Ayu Kristin Supriyadi Sitinjak, Chesya B Damanik.

Sewaktu aku tinggal di asrama aku sering terlibat banyak kasus. Antara lain, lompat pagar, ngambil buah dari kebun, membongkar TV, membongkar dapur, cabut dari gereja, dan masih banyak lagi yang belum ku sebutkan mungkin karena lupa, atau juga privasi yang mendalam. Sewaktu SMA juga ku sering berkasus antara lain, malas ngerjakan pr, ngantuk dan bahkan tidur di kelas. Itu aja, juga tidak luput dari terlambat, rambut yang panjang, masalah dasi, celana yang kuncup dll. Waktu SMA aku memiliki Motto "Biar Miskin Yang Penting Sombong", karena saat itu sampai saat ini aku sangat peduli tentang yang namanya "GENGSI dan HARGA DIRI". Namun dengan perjuangan semua pihak aku akhirnya selesai juga dari Jenjang SMA.

Begitu selesai Uian Nasional, banyak orang berlomba - lomba untuk bimbingan belajar. Tidak terkecuali pula aku. Jadi aku brangkat ke Medan, akan tetapi aku tidak mendaftar dan tidak mengikuti bimbingan. Akhirnya aku jadi kalang - kabut begitu SBMPTN. Hanya dengan bermodalkan Percaya Diri (PD) aku berangkat ujian. Namun hasilnya tidak sesuai harapan. Aku dinyatakan TIDAK LULUS. Aku Memyesal. Namun apa boleh buat nasi udah jadi bubur.

Sebagai pelarian aku mencoba ke Universitas HKBP Nommensen. Menang juga. Akhirnya resmi juga aku Ngampus di Nommensen. Sekarang aku ngekost di Jl. Rimba Raya No 10. Mulai dari SMP sampai sekarang lalap masalah uang yang jadi kekurangan. Oleh karena kekurangan ini, aku berniat mengikuti salah satu bisnis MLM (Multi Label Marketing) Ginan Five Net. Kalau ada perkembangan terbaru pasti aku beritahu.

Mohon ambil contoh yang baik, itu pun kalau ada.

Akhir kata saya, Sanjaya Mengucapkan terimakasih.


Pematangsiantar,  05 Februari 2014 03 : 15

Tidak ada komentar:

Posting Komentar